Milah mencium dan mengucapkan selamat jalan kepada suaminya Harun ketika Harun hendak masuk ke kereta untuk pergi kerja. Bila bayangan kereta Harun telah hilang dari pandangan, dia pun masuk dan menutup pintu. Kemudian terus ke tingkap bagi memastikan yang Harun telah betul-betul meninggalkan rumah mereka. Setelah pasti yang Harun takkan berpatah balik, Milah terus berlari menuju ke bilik tidurnya di tingkat atas.
Walaupun telah berusia 38 tahun, Milah kelihatan lebih muda dari usianya. Rambutnya panjang keperangan hingga keparas bahu, kulitnya putih melepak dan buah dadanya yang berukuran 36 c tu bergoyang ketika dia memanjat tangga menuju ke biliknya.
Milah membuka pintu bilik tidurnya dan mendapati Rafik telah berbaring menunggunya di atas katil. Rafik ialah lelaki Pakistan yang menyewa bilik belakang di tingkat bawah. Tinggi, badannya tegap dan mempunyi bulu yang lebat di dada. Dia berbaring dengan tangan menyilang di belakang kepalanya dengan batangnya yang panjang 10″ tu tegang mencanak untuk santapan mata Milah.
“Saya ingat suami akak tak pergi kerja ini hari!”, kata Rafik sambil memandang muka Milah.
“Ah!..sekarang dia dah pergi kerja dah jangan takut..”, kata Milah sambil menanggalkan kain batik dan baju-t yang dipakainya lalu naik ke atas katil dan menindih badan sasa Rafik.
Milah terus mencium mulut Rafik. Dikulumnya lidah Rafik dengan rakus sambil jari-jemarinya meramas-ramas batang Pakistan Rafik.
“Mmmmmmmm… akak banyak stim ini pagi?”, tanya Rafik sambil tanganya meramas bontot Milah.
“Yelah lepas sepanjang malam terpaksa tidur dengan si mati pucuk tu akak tak sabar nak merasa batang kau dalam pantat akak”, Milah menjilat jambang Rafik. Memang dia geram sangat dengan jambang Pakistan ni.
”Tapi ni hari akak nak kau masukan batang kau yang besar tu dalam lubang jubur akak. Kita main jubur nak?”. Milah mengenggam batang pelir Rafik. Besar. Tak muat tangannya nak mengenggam batang Pakistan yang akan menerokai lubang juburnya sekejap lagi.
“Ada betul ka akak?”.
“Betul… cepatlah Fik akak tak tahan ni”.
Rafik menyuruh Milah menonggeng. Batangnya makin keras bila melihat rekahan bontot Milah yang putih dan halus itu ternganga di depannya.Dia menelan air liurnya. Terus dia menjilat lubang jubur Milah.
“Ohhh Rafikkk ssedapnyaa ooohhhhhh jilat lubang jubur akak lagi Fik ooohhhhh”, keluh Milah kesedapan.
Pakistan kalau dapat pantat bini orang melayu memang dia orang ni akan jilat kaw-kaw punya. Inikan pula lubang jubur, lagilah dia orang geram.
“Akak kita buat itu 69… Hisap saya punya batang sambil saya jilat akak punya jubur sama pantat”, arah Rafik pada Milah.
“Ooooooohhhhh!ooooooohhhhhhh!.”
Milah tak dapat menumpukan perhatiannya untuk menghisap batang Rafik kerana terlalu nikmat rasanya bila muka Rafik yang berjambang tu tersembam pada permukaan pantatnya yang berbulu lebat. Habis seluruh kawasan pantatnya dijilat. Biji kelintitnya disedut tapi yang paling nikmat ialah bila Rafik membuka lubang juburnya dan memasukkan lidahnya sedalam-dalam yang mungkin.
“Rafikk… lagi dalam Fik oooohhhhhhhh… ooooohhhhh… ssedapppnnyyyaa”. Milah geram.
Dia mula bertindak balas. Digoncangnya batang Rafik sambil dia menyedut dan menghisap kedua-dua buah pelir Rafik. Kemudian dia menjilat lintang pula batang Rafik yang berurat timbul disepanjang batangnya.
Milah melihat ke bawah. Dilihatnya Rafik sedang rakus bercium mulut dengan lubang pantatnya.
“Arggghhh… ooohhhhhh… ooohhhhhhh nikmatnyyyaaaa…..”.
Tiba-tiba Rafik bangun dan menyuruh Milah membuka kedua-dua belah pehanya seluas yang boleh. Makin kembang kepala butuh Rafik bila melihat pantat tembam bini tuan rumahnya. Dijilatnya lagi pantat Milah sebelum dia memasukkan batang Pakistannya ke dalam lubang pantat yang telah dikerjakannya semenjak hari ke 2 dia berpindah ke situ.
“Ouugghhhh… oohhhhhh… tekan lagi Fik”, keluh Milah menyuruh Rafik bila dirasakannya baru separuh batang Rafik masuk ke dalam lubang pantatnya.
“Pandang sama saya punya muka akak… ooohhhhh… sedappnnyya…”.
Rafik mencium mulut Milah ketika habis 8″ batang Pakistannya terbenam di dalam pantat Milah. Rafik terus menghentak batangnya keluar masuk.
“Ooohhh… sedapnya Fik hentak pantat akak oooohhh… hentak pantat akak lagi Fik ooohh….”
Lebih kurang 20 minit Rafik menghayun batang perkasanya keluar masuk. Tiba-tiba..
”Oooohhhh… sedapnya… ooooooooohhhhh akak nak sampai ni Fik laju Fik hentak pantat akak ooohhhhooohhhh niikkkmaattnnyyaa… oooohhhhhhhh….”
Milah memeluk erat badan Rafik. Dada Rafik yang berbulu lebat dan dipasahi peluh tu bergesel rapat dengan buah dadanya.
“Oooohhhhh… ooohhhhhhhh lazatnya sampai kemuncak dengan batang Fik sedap”.
“Akak tonggeng sekarang saya mahu pancut saya punya air mani dalam akak punya lubang jubur…”.
Milah terus menonggeng dan dia sendiri yang membuka rekahan bontotnya supaya mudah Rafik menusukan batang perkasa Pakistannya ke dalam.
“Arrgghhh… Oooouuggghhhh… Oooooohhh…”. Batang Rafik sedikit demi sedikit masuk ke dalam lubang jubur Milah.
“Ooohhh… banyak ketat akak punya lubang juburt… ooohhhhh sedap “.
Milah mengelepar menahan kenikmatan lubang juburnya dipenuhi batang Pakistan yang besar lagi panjang.
“Fik… mampatnya bontot akak rasa oooohhhhhh… sedap Fik sedap…”. Tanpa membuang masa Rafik memulakan tujahan batangnya keluar dan masuk.
“Arggh sedapnya batang Fik dalam jubur akak ooohhh….”
Tangan Rafik meramas-ramas buah dada Milah sambil mulutnya mengigit-gigit tengkuk bini tuan rumahnya itu. Makin lama makin laju batangnya membelasah lubang jubur Milah.
“Oooohhhhhh akak… banyak sedap… oooohhhhh… oooooohhhhh… akak… ooohhh… akak… ooohhhhh saya sudah mahu keluar akak oooohhh banyak sedap kak!”.
Di hentaknya dengan kuat bontot Milah ketika kepala butuhnya memancutkan air mani yang pekat, likat dan panas jauh di dalam lubang jubur Milah. Serentak dengan itu juga Milah menjerit merasa kenikmatan pancutan mani Pakistan itu.
Kira-kira 10 minit kemudian,
“Akak saya mau main lagi jubur akak banyak sedaplah akak ada boleh ka?”.
“Mulai sekarang… pantat sama jubur akak Rafik yang punya. Hari-hari Fik boleh pancut air Fik… tak kiralah pantat ke jubur ke janji akak nak Fik pancutkan kat dalam boleh?”.
“Boleh…”.
Tersengih Pakistan tu menjawab sambil mengusap batangnya yang mulai mengendur.
Isteri Di Tebuk Pakistan. There are any Isteri Di Tebuk Pakistan in here.
-
Cerita Dewasa ini terjadi sekitar setahun yang lalu, tahun kedua-ku bersekolah di luar negeri. Aku sedang mandi dan mempersiapkan diri untuk...
-
Inilah cerita seks sedarah antara ibu dan anak, bercinta dengan anak kandung ataupun bercinta dengan ibu kandung memang menjadi hal yang tak...
-
Keluarga Calvin pamitan pada Antonius, Ali, Bayu, dan Made setelah cukup lama ngobrol dengan Dion dan saudara-saudaranya. Besok pagi mere...
Search This Blog
Blog Archive
-
►
2022
(2)
- ► December 2022 (2)
-
▼
2021
(300)
- ► December 2021 (12)
- ► November 2021 (26)
- ► October 2021 (15)
- ► September 2021 (3)
- ► August 2021 (2)
- ► April 2021 (1)
- ► March 2021 (16)
- ► February 2021 (54)
-
▼
January 2021
(127)
- Lubang Najis Kak Dewi : part 1
- Sahabat Baik Suamiku
- Jamilah Dan Mertua
- SERIAL ANDRE DAN CALVIN 30 Uenaknya Nyoblos Perjaka
- SERIAL ANDRE DAN CALVIN 29 : Hadiah untuk Papa Calvin
- Air Mani Yang Nyaman 5 By Man
- Air Mani Yang Nyaman 4 By Man
- Cerita Pemerkosaan Teman Kantor
- Air Mani Yang Nyaman 3 By Man
- Air Mani Yang Nyaman 2 By Man
- Air Mani Yang Nyaman By Man
- Ida Dan Uncle Samy Part 2
- Ida Dan Uncle Samy Part 1
- Isteri Di Tebuk Pakistan
- Keluarga Salmiah
- SERIAL ANDRE DAN CALVIN 28 : Kisah Masa Lalu
- SERIAL ANDRE DAN CALVIN 27 Petunjuk
- Pengalaman 5 By Denco
- Pengalaman 4 By Denco
- Pengalaman 3 By Denco
- Pengalaman 2 By Denco
- Gara Gara SMS 2
- Keluarga Elisa
- Ketagihan seorang isteri (2)
- Ketagihan Seorang isteri (1)
- Pengalaman Ustazah Berpesta Sex
- SERIAL ANDRE DAN CALVIN 26 : Wasiat Desi
- SERIAL ANDRE DAN CALVIN 25 : Sex Fiesta
- Nostalgia Kad Raya
- Aku dan Mat Saleh
- Bercinta Dengan Suami Orang
- Lidah Jantan By Nizar
- Isteri Buat Oral Sex Dengan Adik Ipar
- Arisan Para Suami
- Kisah Ngentot bersama Ibu Muda
- Kepuasan Isteri Di Tebuk Negro
- Isteri Gila Sex
- Murni dan Manjit singh
- SERIAL ANDRE DAN CALVIN 24 Welcome to the Jungle
- SERIAL ANDRE DAN CALVIN 23 : Malam Penuh Gairah
- Kenangan di Universiti By adek
- Aku Dan Lembu By luar tabie
- Cinta Sepanjang Hari ini By Steven
- Budak Punk by rintih
- Tukang Cuciku Sayang
- Tukar Isteri
- Kecurangan Si Isteri (2 in 1)
- Melati Gadis Melayu Punggung Negro
- Serial Andre dan Calvin 22 Langkah Baru
- Serial Andre dan Calvin 21 : Sony Sang Penolong
- KALI PERTAMA (PART 4) By BUDAK ADLI
- KALI PERTAMA (PART 3) By Budak Adli
- KALI PERTAMA (PART 2) By BUDAK ADLI
- KALI PERTAMA (PART 1) by BUDAK ADLI
- Gadis Bertudung ( Episod : Main Bontot Selamanya )
- Gadis Bertudung ( Episod : Pehaku Basah )
- Gadis Bertudung ( Episod : Kantoi )
- Gadis Bertudung ( Episod : aku dan paksu )
- Serial Andre dan Calvin part 20 Penantian
- Serial Andre dan Calvin part 19 Hari yang Melelahkan
- Serial Andre dan Calvin part 18. Doni
- Serial Andre dan Calvin part 17 Fadly dan Dharma
- Kisah Sebenar-Benarnya ( bersama Z ) By mazreet
- Erti Sahabat. By Iman.
- Aku Dan Ayam By luar_tabie
- Aku Pondan, Bermain Dengan Roommate By Sheila Harris
- Aku dan Mak Uda part 3
- Aku Dan Mak Uda part 2
- Aku Dan Mak Uda part 1
- Di Goda Isteri Orang
- Serial Andre dan Calvin part 16 : Perpisahan denga...
- Serial Andre dan Calvin part 15 : Masalah demi Mas...
- Serial Andre dan Calvin part 14 : Gelegak Nafsu Asep
- Serial Andre dan Calvin part 13 : SMS Teror!
- Sang Pramugariku
- Cadd, jimmy dan jali pt2 by cadd
- cadd, jimmy dan jali,, pt1 by cadd
- Rahasiaku
- Jude, Guru Privateku
- Mak Cik Yah
- Pengalaman Silam di UK
- Keluarga Bahagia
- Pesta Sex Bersama Rakan
- Yuli Gadis Manisku
- Pengalaman Dengan Ita
- Serial Andre dan Calvin part 12 : Hari Paling Sial
- Derita Seorang Artis Sexy
- X Satu
- Oh My Mom ..
- Ika Gadis Genit dan Sexy
- Sahabatku Levena
- Serial Andre dan Calvin part 11 : Rahasia Dion
- Serial Andre dan Calvin part 10 : Pembalasan Dendam?
- Serial Andre dan Calvin part 09 : Malam Jahanam
- Berlari Untuk Kesihatan by Cadd
- Study Week by Cadd
- Kelegaan. [phone part 3] by Cadd
- Asyik Terbantut. [phone part 2] by Cadd
- KISAH CINTA DUA MARHALAH : Perkhemahan Mak Lang: P...
- KISAH CINTA DUA MARHALAH : Rindu Bertaut Lagi
Powered by Blogger.
Find Your Happiness Within Yourself Quotes
Find Your Happiness Within Yourself Quotes . Web find peace within yourself.” “seeking happiness outside ourselves is like waiting for sunsh...

Labels
- 69
- Abang Angkat
- Air Mani
- Ajudan
- Amput
- Anal
- Askar
- Asrama
- Awek
- Ayah
- Ayam
- Bapa Saudara
- Bas
- Batang Besar
- Batang Kuda
- Bawah Umur
- Beastillity
- Bercuti
- Blowjob
- Bogel
- Bontot
- Boyfriend Orang
- Butuh
- By Budak Adli
- By Denco
- By EddieAmir
- By Jimbob
- By Man
- By Mr Cadd
- By Nicholas
- By Niclit
- By Nur Atikah
- By pangeran212
- By Wanxxx
- Cerita Dewasa
- Cikgu
- Cina
- Daun Muda
- Dildo
- Download
- Driver
- Driver Lori
- Duda
- Emak
- ExBoyfriend
- Fan Fiction
- Foursome
- Glory Hole
- Handsome
- Hensem
- Hetero
- Hisap
- Homo
- Horor
- Hotel
- Housemate
- Ibu Mertua
- Incest
- Indian
- Indonesia
- Interracial
- Isteri Orang
- Jawa
- jiran
- Jubur
- Kampung
- Kebun Teh
- Kisah Cinta Dua Marhalah
- KL&L
- Konek
- Kontol
- Kontol Gede
- Kuli
- Lancap
- Liwat
- Love Story
- Maktab
- Malaysia
- Mat Salleh
- Mature
- Melanau
- Melayu
- MOTNES
- Muscle
- Negro
- News
- Ngentot
- Novel
- Orgy
- Outdoor
- Pakcik
- Pemerkosaan
- Pensyarah
- Pertama
- Polis
- pondan
- Remaja
- Rogol
- Roomate
- Sarawak
- Satpam
- Sedarah
- Sekolah
- Selingkuh
- Serial Andre dan Calvin
- Sesama Wanita
- Siswa
- Skodeng
- Sport
- Suami
- Suami Isteri
- Suami Orang
- Tentera
- Tetek
- Threesome
- Toilet
- Tukar Pasangan
- Umum
- Uncle
- Universiti
- Video